Tags

, ,

HOT ICE CREAM

hoticecream

Author: DianAra Taemint
Cast: Taemin SHINee , Shin Hyunna (OC)
Other Cast: Key SHINee
Genre: Comedy, Little Romance, Friendship
Rating: PG-16, Littlebit NC
Leght: Oneshoot or Ficlet (bingung)
Disc : The story is mine and Taemin is mine too. *digebug taemints

Happy Reading^^

*****


Author POV

Seorang namja tengah duduk di sebuah cafe dengan tatapan menunggu, dengan gusarnya ia terus memainkan es krim yang ada di depan nya yang hampir meleleh. Namja itu mendengus kesal karena seseorang yang di tunggunya tak kunjung datang.

Kriing. Terdengar pintu cafe itu berbunyi berarti ada tamu yang datang. Seorang yeoja munggil. Wajahnya manis, pipi merah merona membuat yeoja itu semakin imut. Yeoja itu celingkukan seperti mencari sesuatu. Dan setelah menemukan orang yang ia cari, yeoja itupun melesat dan langsung duduk di sebuah kursi tepat di depan meja namja yang sedari tadi menunggunya dengan gusar itu.

Yeoja itu tersenyum tapi namja yang menunggunya hanya melirik sekilas lalu berpura-pura sibuk dengan es krim nya seolah-olah keberadaan yeoja itu tidak penting bagi namja itu.

“Mianhae Taemin-ah, jeongmal mianhae. Aku tadi harus membantu sunbae-ku dulu. Aku tidak tau kalau aku yang mendapat tugas itu hari ini,” ucap yeoja itu sambil menunduk.

Namja yang di sebut Taemin itu menaruh sendoknya dan menatap lekat-lekat yeoja yang ada di depannya. Ia menyilangkan kedua tangannya di atas dadanya. Kesal akan kelakuan yeojachingu-nya yang seperti ini. Yeojachingu-nya -Shin Hyunna- selalu telat di saat mereka akan berkencan atau hanya sekedar duduk di cafe seperti saat ini.

Taemin menghembuskan nafas perlahan. Ia marah? Tentu saja. Ia kesal tapi apa yang bisa ia perbuat. Inilah susahnya berpacaran beda sekolah. Sehingga kadang jadwal mereka berbeda.

“Taemin-ah~ Jangan diam saja.. Maafkan aku,” pinta Hyunna dengan memelas.

“Sudah berapa kali aku bilang. Kau punya ponsel kan? Hubungi aku Hyunna, agar aku tak selalu menunggumu seperti ini,” jawab Taemin setengah membentak. Ia tak mau terlalu keras karena ia sadar sedang berada dalam keramaian.

“Maafkan aku…” ucap Hyunna dengan suara yang sangat rendah sambil menunduk hampir saja air matanya keluar tapi ia berusaha untuk tidak menangis di depan Taemin.

Hyunna menyeka air mata yang hampir keluar dengan punggung tangannya. Matanya tertuju pada es krim Taemin yang sudah meleleh. Ia merasa menyesal. Seharusnya mereka memakan es krim itu berdua. Seolah-olah berlaku romantis di depan banyak pasang mata yang sedang menatap mereka. Ia sadar kalau Taemin benar-benar marah. Tapi mau bagaimana lagi. Sunbae-nya itu seperti sengaja mengulur waktu agar ia tidak bersama dengan Taemin.

***

“Hyunna-ya,” panggil seseorang pada Hyunna.

“Ne? Ada perlu apa sunbae?” tanya Hyunna to the point.

“Sudahlah, berhenti bersikap formal. Panggil aku Key oppa,” paksa namja yang merupakan Sunbae Hyunna di sekolahnya, Key.

“Mianhae, kalau sunbae ah oppa tidak ada urusan penting, aku sedang teburu-buru. Permisi,” jawab Hyunna cepat.

Key yang merasa tidak di perlakukan dengan baik oleh Hyunna dengan cepat menggengam tangan Hyunna sehingga gerakan Hyunna terhenti. Key menatap Hyunna lekat lalu menempelkan tubuh Hyunna kedinding yang menyebabkan ia sulit bergerak.

“Sunbae, tolong lepaskan-“

Seketika perkataan Hyunna terhenti akibat ciuman mendadak yang Key berikan pada Hyunna. Mata Hyunna terbelalak melihat kelakuan sunbae-nya ini.

PLAK. Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Key. Kulitnya yang berwarna putih pucat itu seketika menjadi merah akibat tamparan Hyunna. Key memegang pipinya yang terasa panas. Ia merasa tak terima. Key adalah Bad Boy di sekolahnya. Merasa tidak nyaman dengan sorot mata Key, Hyunna cepat-cepat lari dari tempat itu dan tidak berharap Key mengejarnya atau ada orang yang melihat kejadian itu.

Namun disisi lain. Sepasang mata melihat kejadian itu. Dan dia. Taemin.

Hyunna berlari hingga tak sadar ada seseorang yang menarik tangannya namun cepat ia tepiskan. Dalam sepersekian detik setelah melakukan itu Hyunna langsung membekap mulutnya sendiri. Ternyata itu Taemin. Apakah Taemin melihat semuanya? Banyak pertanyaan berkecamuk di pikiran Hyunna.

Taemin menoleh sekilas pada Hyunna. Hyunna tidak mengerti arti pandangan mata Taemin. Tersirat rasa pedih, marah. Dan ternyata Taemin sedang memandang tajam kearah Key yang dengan tampang tak berdosa melihat Hyunna dengan Taemin.

Taemin dengan cepat menarik tangan Hyunna dan pergi menjauh dari tempat itu. Ia muak melihat wajah Key. Wajah yang telah membuatnya gerah karena selalu menguntit Hyunna. Taemin tau kalau selama ini Hyunna selalu terlambat ketika mereka berkencan karena ulah Key. Key yang selalu menggiginkan Hyunna untuk menjadi pacarnya. Namun Hyunna menolak, tentu saja karena Hyunna sudah memiliki Taemin.

Kali ini Key sudah keterlaluan. Mencium Hyunna di depan mata Taemin.

***

“Mianhae,” ucap Hyunna. Terdengar seperti sebuah penyesalan karena tidak bisa terlepas dari Key.

Berkali-kali Taemin menyuruh untuk Hyunna menjauh dari Key karena ia menyadari bahwa Key bukan namja baik-baik. Namun tetap saja Hyunna selalu di kejar oleh Key. Itu yang menyebabkan Hyunna tidak bisa lepas dari Key. Setelah kejadian tadi apakah Key masih menampakkan batang hidungnya di depan Taemin atau Hyunna?

“Kau!” teriak Taemin sambil mengepalkan tangannya erat. “Jauhi dia! Sudah kukatakan berapa kali supaya kau mengerti!” bentak Taemin.

“Aku, tidak tahu kalau ia melakukan hal seperti itu. Aku berusaha menjauh darinya tapi ia yang selalu mengejarku. Aku tidak tau harus bagaimana lagi,” jawab Hyunna. Seketika tangisnya pun pecah. Merasa bersalah pada Taemin.

Taeminpun segera merengkuh tubuh munggil Hyunna. Menyandarkan kepala Hyunna di dadanya yang bidang. Tangis Hyunna semakin menjadi-jadi. Merasa tak bisa menjadi seperti yang Taemin inginkan.

“Apa yang bisa kulakukan agar kau menghentikan tangisanmu?” tanya Taemin hati-hati.

“Molla,” jawab Hyunna singkat.

Taemin mengangkat dagu Hyunna perlahan. Memandang wajah dan mata indah milik Hyunna. Hyunna pun membalas menatap namjachingu-nya yang tampan *melted*

Hyunna mulai menutup matanya ketika bibir Taemin menyentuh bibirnya. Hyunna merasakan sensasi yang berbeda antara ciuman Taemin dan ciuman Key. Ciuman Key terasa kasar dan memaksa sedangkan ciuman Taemin lembut dan penuh perasaan. Taeminpun mulai memainkan bibirnya yang di balas oleh Hyunna. Mereka melepas ciuman itu karena masing-masing kehabisan nafas.

“Mianhae,” ucap Taemin di sela-sela kecanggungan mereka setelah kejadian itu. Karena itu ciuman pertama mereka setelah berpacaran hampir 4 bulan.

“Gwaenchana,” jawab Hyunna kemudian memeluk Taemin erat seperti tidak ingin ia lepaskan. Taeminpun membalas pelukan Hyunna.

“Saranghaeyo Hyunna-ya. Jeongmal saranghae,” bisik Taemin tepat di telinga Hyunna yang membuat Hyunna bergidik.

“Nado, Taemin-ah,” jawab Hyunna sambil tersenyum.

Taemin mencium leher Hyunna perlahan membuat yeoja itu mendesah tertahan karena geli. Taemin kembali menciumi bibir Hyunna yang merah itu namun lama-kelamaan ciuman mereka berubah menjadi panas. Bibir saling bertautan dan Taemin memaksa Hyunna untuk membuka mulutnya membiarkan lidah mereka bermain-main di sela ciuman hot mereka.

“Taemin.. aaah, hentikan,” pinta Hyunna sambil mendesah namun tak di hiraukan oleh Taemin. Justru desahan Hyunna semakin membuat Taemin untuk berlaku lebih pada yeoja yang ada di depannya.

“Hyunna, I wan’t it,” pinta Taemin memelas dengan puppy eyes dan nafsu tingkat akut.

“ANDWAE!!!”

END

Gimana? Gaje kah ?
ngegantung ya?
Kalo pengen lanjutannya n lebih yadong RCL ya?
kalo engga ada yang comment ya ga aku lanjutin …
hehehehehe

Gomawo dh baca^^